Pemeriksaan busi

Busi merupakan komponen yang penting pada sistem pengapian untuk menghasilkan loncatan listrik pada kedua eloktroda.Busi menerima tegangan listrik sekitar 10.000-14.000 volt,  pada saat pembakaran dalam mesin, inti busi dapat mencapai suhu 2000" celcius.Sehingga dibuat dari bahan yang tahan terhadap suhu tinggi dan daya tahan listrik terhadap reaksi kimia akibat proses pembakaran bahan bakar.
Pada busi terdapat bagian elektroda tengah dan inti yang antar keduanya diberikan jarak kerenggangan agar arus tegangan tinggi loncat pada kerenggangan tersebut.Besar kerenggangan yang tepat sekitar 0,60 mm - 0,70 mm dapat menghasilkan loncatan listrik yang paling panas.  Lihat gambar berikut :

Gambar Jarak Kerenggangan busi yang tepat


Busi dapat digolongkan pada tingkatan dingin, sedang, panas.Tingkatan panas disini adalah busi dapat bekerja dengan efektif sampai pada tingkatan panas tertentu, bila mana melebihi dari tingkatan itu berakibat busi akan jelek(menghantarkan arus tegangan tinggi).Pemasangan dari busi yang tidak cocok dengan mesin akan terjadi endapan karbon di ruang bakar busi atau dapat memijar sehingga terjadi pre ignition(penyalaan  lebih awal).
sekurang-kurangnya seminggu sekali di cek busi motor kita, baik kerenggangannya dan bagaimana proses pembakarannya baik atau buruk.Bila busi yang kita buka berwarna hitam basah berarti ada pelumas yang ikut terbakar, bila busi berwarna hitam kering seperti jelaga berarti pemakaian bahan bakar yang boros, bila berwarna keputih-putihan berarti busi terlalu panas dan perlu diganti.Busi yang baik pada proses pembakaran sempurna yakni berwarna kecoklat-coklatan dan bersih.

Memeriksa Kalbulator

Kalburator sebuah alat untuk mencampur  bensin dan udara yang dapat terbentuk berupa kabut bahan bakar. Kondisi kalbulator sangat menentukan baik atau buruknya jalannya mesin.Untuk mengetahui jika ada masalah terhadap kalbulator maka yang harus kita lakukan adalah dengan memeriksa :